Contact Form

 

Dibalik Produksi Film "Keramat" yang Ternyata Lebih Menyeramkan dari Filmnya

1. syuting film 'Keramat' dilakukan tanpa skenario sama sekali. Para pemain di-brief di lokasi, beberapa menit sebelum take.

2. Salah 1 lokasinya, Imogiri, Jogja. Yg dikenal sbg "makam raja-raja". Gue blm pernah ke sana, tp mnurut tmn gue ada gunung yg penuh kuburan.

3. Syutinglah mereka pd malam hari, di Imogiri. Banyak batu2 licin n makam. Waktu itu, kru art lagi nyapu2 lokasi yg akan digunakan utk set..

4. Kru lighting, yg bisa "ngeliat", melihat penampakan di dekat anak2 art yg sibuk nyapu2 itu. Seorg perempuan, rambutnya panjang, tersenyum..

5. Perempuan itu tersenyum sambil mengangguk. Gesturnya seakan berterimakasih krn "tempatnya" dibersihkan.

6. Gak berapa lama, si kru melihat sesuatu. Director of Photography (DoP) pipis di tempat yg tadinya dibersihkan oleh kru art. Dia pun kaget.

7. Si kru menegur si DoP. Tp udah terlanjur. Perbuatan itu sepele, tp dampaknya cukup tragis. Mlm itu si DoP dilarikan ke rumah sakit terdekat

8. Dia tergelincir dr bebatuan licin dan kakinya patah. Tapi si kru melihat bahwa DoP itu gak sekadar kepleset. Ada sosok yg ngejorokin.

9. Krn sutradaranya cukup gokil, syuting tetap dilanjutkan. Yang megang kamera? Si sutradara sendiri. :))

10. Kejadian lain, waktu scene yg menggunakan pocong bohongan. Syuting berlangsung lancar, tapi waktu dicek, hasilnya gak ada alias hilang.

11. Alhasil, adegan dgn pocong itu pun harus di-take ulang. Tapi itu cerita selama proses syuting. Syuting selesai, horor berhenti? Oh tidak.

12. Yg udah nonton "Keramat", pasti tahu adegan di mana salah satu tokoh perempuan diculik hantu dan si hantu menggantikan dirinya.

13. Hantu tsb menyamar jd dirinya dan berbaur dgn teman2 tokoh perempuan. Gak ada yg curiga sama sekali. (Maap kalo rada spoiler)

14. Nah, gak berapa lama setelah syuting "Keramat" selesai, kru dan pemain ngobrol2 cantik di kantor PH yg emang dijadikan "markas" nongkrong.

15. Lagi ngobrol ke sana-kemari, S, pemeran tokoh perempuan yg diculik hantu, datang ke kantor. Mereka pun saling bertegur sapa.

16. S gak tinggal lama. Dia cuma mampir sebentar dan lgsg pergi lagi. Org2 yg masih di sana pun melanjutkan obrolan, sampai seseorg nyeletuk...

17. "Ngomong2, kok si S dateng ke sini? Bukannya dia lagi di luar kota?" Hening. Mereka saling berpandangan.

18. Orang berikutnya melontarkan celetukan kedua. "Itu bajunya si S... bukannya yg dipake waktu syuting di Imogiri?"

19. Salah seorg di antara mrk langsung ngambil HP dan menghubungi asisten S, utk menanyakan keberadaan S. Telepon diangkat.

20. Asisten tersebut mengkonfirmasi bhw S memang sedang di luar kota. Malah, dia sudah di luar kota sejak sehari sebelumnya. #jengjeng

21. Sampai skrg, peristiwa tsb jd salah satu bahan perbincangan yg paling populer ttg produksi "Keramat". Sekaligus yg paling bikin merinding...

22. Apa yg tadinya cuma adegan di sebuah film, terbawa sampai produksi filmnya selesai n dialami org2 yg terlibat di produksi tsb. Plek-plekan.

23. Dan "Keramat" memang melampaui ekspektasi gue sbg sebuah pilem. Horor di dlmnya terasa real. Gue yg skeptis ini, nonton itu sampe jejeritan.

24. Saran gue, kalo lo beli DVD-nya dan nonton, amati baik2 setiap adegan. Krn beberapa hantu yg tertangkap kamera bukan rekayasa. ;-)

Total comment

Author

Sandy Afrian

3   komentar

Wah bener-bener pengalaman seru nih. pas awal baca artikel, saya udah tertarik begitu ditulis kalau film ini tanpa skenario, tapi ternyata pengalaman selama syuting jauh lebih "sesuatu" karena hantu benerannya ternyata ikutan syuting juga. Keren...keren...keren
keramat emang satu2nya film horor indonesia yg bikin gue sekeluarga merinding. kebetulan kita juga dari jawa dan paham masalah kesurupan (tante pernah kesurupan di depan kita) serta familiar tentang alam bunian krn sering diceritain bokap. udah gitu syutingnya di yogya. tempat yg masih memelihara kuat hal2 gaib. keren.
Anonymous said... 29 October 2016 at 09:38
Blog apaan kaya gini

Post a Comment

Terima Kasih Sudah Mengunjungi Blog Saya.
Pengunjung yang baik selalu meninggalkan komentarnya, baik itu ucapan Terima Kasih atau kritik....

dan juga jika ingin mencopas artikel ini sertakan sumbernya :)

Cancel Reply
Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Ini Semoga Apa Yang Saya Sampaikan Bermanfaat
Powered by Blogger.